Beragam jenis menu dan video untuk resep tutorial yang bertebaran di Social Media yang mudah diakses, sehingga memudahkan masyarakat di zaman sekarang ini membuat aneka jenis masakan. Apalagi bahan-bahan dan resep yang dapat Sobat Fenny gunakan dapat dipilih sendiri agar dapat menjaga kesehatan makanan dan nutrisi yang dikandungnya. Selain bahan-bahan pembuatannya pilihlah jenis alat yang berkualitas dan dapat disesuaikan dengan jenis dan ragam makanannya.

Alat yang paling populer dan paling sering digunakan yakni Mixer adalah alat yang memiliki gerakan adukan menyerupai rotasi planet. Cara kerjanya yakni Kepala adukan pada mixer akan berputar dalam pengadukan adonan, kemudian gagangnya berputar untuk mengelilingi bagian dalam mangkuk. Ada beberapa macam pilihan jenis mixer yang beredar di pasaran. Sebelum memilih jenis mixer yang tepat, yuk simak pada artikel di bawah ini: 

  1. Whisk 

Whisk merupakan jenis mixer basic bagi para pemula yang dapat digunakan dalam pembuatan kue dengan jumlah yang sedikit. Pada pengaduk jenis ini dibuat dari kawat yang kuat namun fleksibel dan bentuknya menyerupai balon. Pada umumnya digunakan dalam mengaduk telur, krim ataupun adonan ringan yang lainnya. 

2. Portable Mixer

Merupakan jenis inovasi baru, memiliki keunggulan untuk mengaduk serta menekan adonan. Dapat digunakan tanpa penggunaan listrik maupun baterai, karena hanya butuh penekanan pada dasar mangkuk adonan. Dianjurkan untuk menggunakan alat pada adonan yang ringan karena kepala adukannya yang kecil. 

3. Hand Mixer 

Jika sering membuat cake sangat dianjurkan untuk menggunakan mixer yang mempunyai jenis ukuran yang kecil dan penggunaan yang ringkas jika dibandingkan stand mixer, dan secara manual untuk mengatur pergerakan adonannya. Penggunaannya harus hati-hati karena cipratan adonannya yang susah dikontrol. 

4. Stand mixer

Memiliki ciri fisik yang menyerupai hand mixer, akan tetapi dilengkapi dengan tatakan (ataupun mangkuk khusus juga), sehingga lebih bersih dalam pengadukan adonannya. Penggunaan mixer ini lebih stabil dalam penggunaannya apabila digunakan tanpa harus memegang secara terus- menerus.

5. Dough Mixer

Sangat cocok bagi pembuat kue karena alat yang berfungsi sebagai alat pengaduk adonan kue dengan memiliki kekentalan yang sedang pada adonan kue maupun adonan roti. Memiliki ciri fisik yakni kepala adukan seperti whisk ataupun seperti kaitan supaya dapat mengaduk adonan roti.

  1. Spiral mixer

Memiliki perbedaan jika dibandingkan mixer pada umumnya yaitu memiliki sistem pengadukan ganda. Putaran terletak pada kepala adukan yang menyerupai bentuk spiral dan juga mangkuknya. Sehingga dihasilkan adonan kue ataupun roti yang akan diaduk secara sempurna serta hasilnya yang halus dan juga bagus.

  1. Planetary Mixer 

Dikenal dengan nama populernya yaitu vertical mixer yang memiliki gerakan berupa adukan serupa dengan cara seperti rotasi planet. Adonan akan teraduk oleh kepala adukan, kemudian gagangnya berputar mengelilingi bagian pada dalam mangkuk. Ada beberapa pilihan kapala adonannya yakni spiral/whisk. Ukurannya besar yang sangat tepat digunakan dalam industri kue/ roti dalam pembuatan adonan dalam jumlah yang banyak. 

Bagaimana Sobat Fenny sudah paham kan mengenai jenis mixer di atas? Untuk pembuatan kue Sobat Fenny, jenis mixer mana nih yang akan dipakai?

Kamus Baking Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *