Seringkali kita dibuat bingung mengenai berbagai merk, dan jenis gula yang dijual di pasaran. Sama-sama bertujuan sebagai pemanis makanan atau minuman, tetapi sekilas terlihat mirip. Perbedaannya yakni dalam segi kualitas, kandungan dan rasa yang dihasilkan. Oleh sebab itu, Sobat Fenny harus baca pada artikel di bawah ini ya supaya tidak bingung mengenai manfaat serta pengaplikasiannya pada makanan atau minuman. Jadi, jenis gula yang biasa digunakan yaitu: 

  1. Gula Merah 

Gula ini berasal dari bunga pohon keluarga palma, contohnya seperti kelapa, aren, dan siwalan yang mengeluarkan cairan yang disebut nira. Nira adalah bahan dasar Gula Merah. Bentuk yang dipasarkan yaitu bentuk berupa cetakan batangan silinder, bubuk curah (gula semut) maupun cetakan setengah bola.

2. Gula Tebu

Contoh produk dari Gula Tebu yakni gula kristal curah. Proses pembuatannya yaitu Langkah pertama bahan mentah (tebu) diperas dan dihancurkan, kemudian sarinya dikumpulkan menjadi satu dan disaring. Hasil saringan berupa cairan ditambahkan bahan tambahan seperti kalium oksida dengan guna untuk menghilangkan ketidakmurnian. 

Cairan dengan bahan campuran tersebut diputihkan dengan menggunakan belerang oksida lalu didihkan. Hasil endapan dan sampahnya yang mengambang pada permukaan dapat dipisahkan. Setelah dirasa cukup murni cairan didinginkan dan kemudian dikristalkan (dengan proses diaduk) lalu dituangkan ke dalam cetakan dengan fungsi untuk memproduksi gula menggunakan mesin sentrifugal dalam proses kristalisasi. Ada beragam jenis dari gula tebu seperti:

  1. Gula Bit

Gula kristal putih (sakarosa) yang diperoleh dari tanaman bit.Proses pembentukan gula bit yaitu dicuci, kemudian bit di potong-potong dan kemudian gulanya di ekstraksi menggunakan air panas menggunakan sebuah diffuse. Pada proses pemurnian kemudian ditambahkan larutan kalsium oksida dan karbon dioksida

Setelah melalui proses penyaringan campuran kemudian didihkan cairan hingga yang tersisa hanya tinggal 30% saja kandungan airnya. Gula yang diekstraksi dikristalisasi secara terkontrol. Mesin Sentrifugal memisahkan kristal gula dengan molasses memerlukan kecepatan putaran yang optimal karena mempengaruhi kekuatan mesin tersebut dalam melepaskan lapisan molasses dari kristal gula. Adanya cairan yang tersisa dari proses ini  (gula sudah tidak bisa diambil) yang dapat berguna untuk makanan ternak, maka terbentuklah gula putih yang kemudian disaring ke dalam tingkat kualitas tertentu untuk kemudian dijual.

Kamus Baking

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *