Sahabat Fenny suka makan selai kan? Roti tawar cocok banget diisi toping supaya rasanya semakin lezat. Banyak berbagai jenis Selai yaitu ada custard, spread, ​selai, hingga ​coating​. ​Dari jenis selai di atas sudah pahamkah mengenai perbedaan dari ketiga jenis di atas? Daripada bingung yuk mari kita simak mengenai perbedaan dari ketiga bahan di atas dalam artikel berikut:

1. Jam atau Selai​

Selai memiliki variasi dan bentuk jenisnya yang beragam. Orang Indonesia memiliki sebutan yaitu selai saja. Adonan pada selai adalah adonan yang berbahan dasar utama yaitu air (water based). Pencampuran buah dengan air, kemudian dimasak sampai tekstur buahnya terasa lebih lembut, kemudian diberikan pectin​, namun tidak sampai hancur.

Jika kemasan dibuka selai akan tahan sampai 3 bulan, dan teksturnya lebih cair. Selai yang tepat untuk dioleskan pada roti tawar harus disimpan dalam suhu 20-30 derajat celcius.​ Selain itu adapun selai dengan aneka jenis lainnya yaitu selai gurih yang dapat menjadi olesan sandwich. Seperti selai bawang ataupun selai cabai.

  1. Spread

Spread dan jam sering sama-sama disebut selai. Keduanya memiliki perbedaan yaitu spread merupakan adonan yang berbasis minyak (oil base). Sangat tepat dijadikan olesan roti karena teksturnya lebih padat dan rasnya yang tepat sebagai olesan beragam roti. Setelah kemasan dibuka, Spread memiliki ketahanan kurang dari 6 bulan. Spread disarankan untuk disimpan dalam suhu 20-30 derajat Celcius​.​ 

  1. C​oating

Coating teksturnya lebih ringan dan kental seperti spread. Adonannya dibuat berbahan dasar minyak (oil base). Memiliki kegunaan hanya sebagai coating lapisan luar kue maupun sejenis roti manis lainnya. Coating memiliki rasa yang pada umumnya sangat manis dan juga dapat mengeras jika sudah lama terkena udara dari luar. Coating mampu bertahan sampai 6 bulan.

Supaya teksturnya tetap stabil, jadi penyimpanannya harus berada pada suhu 25 ​C. Pada mulanya Coating merupakan adonan dari air jeruk lemon, putih telur, dan gula bubuk yang diaduk. Kini coating bisa dibuat dari fondant atau aneka coklat warna-warni yang dilelehkan.

  1. Custard

4. Custard
Teksturnya sangat lembut, namun tetap menyatu seperti spread. Memiliki ciri adonan waterbase, dan custard merupakan emulsi, yang merupakan percampuran air dan juga minyak. Custard biasanya diaplikasikan kue choux atau sus dan eclair. Bahan pembuatannya yaitu campuran gula, susu cair, kuning telur, dan tepung maizena.

Pada umumnya penyebutan Custard ini adalah vla yang memiliki rasa vanila, coklat, mocca atau teh hijau.​ Memiliki daya tahan yang rendah yakni sampai 2 bulan saja mengharuskan Custard bertahan sampai 2 bulan saja. Penyimpanannya harus dalam lemari pendingin dengan temperatur suhu 20-30​ C.​

Kira-kira mana yang lebih enak ya Sahabat Fenny? Selai, Spread, Coating atau Custard? Semua orang memiliki selera masing-masing ya Sahabat Fenny! Tinggal kreasikan dengan selera Sobat Fenny ya! Selamat Mencoba!

Kamus Baking Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *