Halo Sobat Fenny, banyak sekali berbagai pilihan dan jenis minyak nabati yang dapat digunakan seperti bahan untuk menggoreng, minyak campuran pada masakan ataupun menumis. Pada umumnya kita menggunakan minyak kelapa sawit untuk memasak. Akan tetapi, banyak ragam yang dapat kita temukan dan memiliki jenis dan fungsi yang sangat berbeda. Karakteristik minyak yang berbeda bisa disesuaikan dengan cara penggunaannya. Berikut ini beberapa jenis minyak yang dapat digunakan: 

  1. Olive oil (minyak zaitun)

Proses pembuatannya dari ekstraksi buah zaitun. Jenis minyak ini memiliki 2 macam jenis yaitu sebagai bahan baku untuk masakan, yaitu extra virgin olive oil dan olive oil jenis biasa. Minyak zaitun yang tidak dimurnikan dan memiliki kualitas yang tinggi dapat ditunjukkan oleh label extra virgin yang tercantum. 

Dalam kuliner, Olive Oil dapat disentuh secara langsung, memiliki aroma yang dapat mempengaruhi hasil masakan. Titik asap yang dimiliki minyak zaitun lebih rendah jika kita bandingkan dengan jenis minyak lainnya, sehingga makanan yang dapat digoreng dalam jumlah minyak yang sedikit (pan fry). Disarankan untuk memasaknya dengan api kecil dan sedang. Extra dari virgin oil dapat digunakan sebagai dressing untuk salad.

2. Minyak Kelapa 

Sesuai dengan namanya, minyak jenis ini merupakan salah satu produk hasil olahan kelapa. Disarankan untuk sebagai bahan baku makanan dengan suhu tinggi karena suhu minyak kelapa lebih stabil dan tidak berasap ketika dipanaskan pada suhu yang tinggi, selain itu dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat kue.

3. Minyak Sayur (Vegetable Oil)

Ini adalah salah satu Minyak Nabati, bahan baku yang biasa digunakan yaitu minyak kanola, jagung, kedelai, sunflower, safflower,  dan juga minyak kelapa sawit. Minyak ini diperoleh dari minyak nabati yang kemudian dimurnikan. Sebagian besar diproduksi dari minyak kelapa sawit.

4. Minyak Kanola

Minyak jenis ini berasal dari biji canola. Minyak ini cenderung lebih sehat dibandingkan jenis minyak lainnya karena memiliki kandungan lemak tak jenuh yang cukup tinggi. Memiliki 3 jenis kandungan lemak yaitu lemak tak jenuh tunggal, lemak tak jenuh ganda, dan juga lemak jenuh. Memiliki titik asap yang tinggi, dapat digunakan untuk memasak dengan api besar. 

Manfaat untuk kesehatan yaitu: untuk mengurangi kolesterol jahat, menjaga gula darah agar tetap stabil, dapat menyehatkan jantung, dapat mencegah kerusakan sel, dan juga mengurangi peradangan. 

5. Minyak Alpukat (Avocado oil)

Minyak ini diperoleh dari buah alpukat tetapi yang tidak mengalami pemurnian. Memiliki titik asap yang termasuk tinggi, jadi digunakan untuk memasak menggunakan api yang lebih tinggi seperti masakan panggangan. Direkomendasikan sebagai minyak tumisan.

6. Minyak Bunga Matahari (Sunflower Oil)

Minyaknya ini memiliki titik asap tinggi, akan tetapi tidak mempunyai rasa yang kuat. Minyak ini disarankan untuk menggoreng makanan dan dapat digunakan sebagai alternatif minyak sayur. Mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh yaitu dapat merawat kulit, membantu mengatasi kutu air, menjaga dan meningkatkan kesehatan rambut, menyembuhkan luka, meningkatkan energi, dapat meningkatkan sistem imun, meningkatkan kesehatan pencernaan, serta menjaga kesehatan jantung.

7. Minyak Kacang (Peanut Oil)

Sesuai dengan namanya, minyak ini berasal dari kacang-kacangan, memiliki aroma kacang yang sangat kuat. Disarankan untuk sebagai minyak menumis,  menggoreng atau berbagai teknik masakan yang lainnya. Nutrisi yang terkandung yaitu Vitamin E, Lemak tak jenuh, Phytosterol, dan juga Asam Lemak Omega-6. 

8. Minyak Kenari

Minyak dengan memiliki titik asap rendah, sehingga tidak baik untuk memasak langsung menggunakan api,  tetapi dapat  digunakan sebagai bahan campuran makanan. Jadi Sobat Fenny dapat menggunakan minyak jenis ini sebagai olesan di atas pancake, buah potong dan juga es krim. Dapat ditambahkan ke dalam susu busa untuk minuman kopi.

9. Minyak Biji Rami (Flaxseed Oil)

Minyak ini sangat kaya akan omega 3, yang mempunyai titik asap yang sangat rendah. Minyak jenis ini tak bisa digunakan memasak dengan api langsung. Jika ingin menggunakannya ke dalam masakan sebagai tambahan untuk saus dingin. Disarankan untuk menyimpannya  pada suhu yang rendah agar minyak ini

10. Minyak Wijen

Minyak jenis ini digunakan sebagai masakan ala China karena memiliki rasa yang kuat. Memiliki titik asap yang tinggi sehingga digunakan sebagai resep masakan dengan panas yang tinggi, dan dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat tumisan, dan juga dapat digunakan untuk mengolah pasta dan mie agar tidak lengket saat direbus. Dapat digunakan mencegah makanan agar tidak cepat basi.

11. Minyak Biji Anggur 

Merupakan minyak yang paling baik digunakan untuk resep yang diemulsi seperti mayonaise dan juga saus. Minyak jenis ini sangat tepat untuk dijadikan bahan untuk menumis dengan suhu yang rendah. Diperoleh dari biji anggur yang tidak dapat digunakan dan inilah produk sampingan dari pembuatan anggur.

Bagaimana Sobat Fenny sudah pahamkah mengenai jenis-jenis serta manfaat yang diperoleh dari Minyak Nabati ini? Sobat Fenny tinggal sesuaikan dengan resepnya ya!

 

Bagaimana Sobat Fenny sudah pahamkah mengenai jenis-jenis serta manfaat yang diperoleh dari Minyak Nabati ini? Sobat Fenny tinggal sesuaikan dengan resepnya ya!

Kamus Baking Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *