Banyaknya ragam serta jenis rempah di Indonesia yang pada umumnya memiliki kesamaan yakni menjadi bahan tambahan ke dalam campuran makanan. Bagi orang awam banyaknya salah mengira antara Pala dan Kemiri. Pala dan kemiri sering digunakan sebagai makanan Tradisional. Bagi yang belum tahu cek perbedaanya di bawah ini ya: 

  1. Bentuk Pala

Bentuk Pala yakni lonjong diantara rempah yang lain. Kira kira sebesar jempol tangan. Pada permukaan biji kulitnya terdapat kerutan. Biji Pala memiliki aroma yang khas dan rasanya hangat, agak pedas, walaupun tak mencolok seperti  jahe. Biji Pala dalam keadaan bentuknya yang utuh dapat diolah dengan cara ditumbuk dan juga diparut.

Kepopuleran Biji Pala karena memiliki minyak atsiri yang terkandung di dalamnya, dan sangat tepat digunakan sebagai penguat rasa dan penguat aroma untuk masakan. Hidangan yang tepat untuk sajian dengan buah pala yaitu sajian yang berkuah, bersantan seperti gulai, kari, sate padang, soup, dan juga rendang. 

Cara penyimpanan Biji Pala yakni taruhlah pada wadah yang kering dan juga kedap udara. Jauhkan dari paparan sinar terang seperti matahari secara langsung dan taruhlah di tempat yang teduh. Biji pala sebaiknya disimpan dalam keadaan utuh. Minyak atsiri yang terkandung di dalamnya dapat membuat rempah ini awet secara alami. Kalau diubah jadi bubuk, kandungan minyak atsiri akan berkurang dan aroma khas pala pun akan hilang.

2. Kemiri

Kemiri memiliki bentuk yang agak bulat dan bagian yang mencuat tumpul. Warna kuning keputihan dan teksturnya pun halus. Biji pala sedikit lebih besar jika dibandingkan dengan kemiri yang memiliki bentuk yang lebih melebar.

 

Rasa kemiri yakni tawar. Pada saat kemiri masih mentah, rasanya gurih menyerupai kacang tapi lebih khas rasanya. Dianjurkan memakan kemiri mentah tidak lebih dari 1 butir, jika lebih mengakibatkan racun bagi tubuh. 

Kemiri juga dapat menyumbangkan rasa gurih pada masakan. Selain dapat menggurihkan rasa dalam masakan, rempah ini memiliki manfaat yakni dapat menghasilkan tekstur yang kental  pada cairan atau kuah dalam masakan pilihan Sahabat Fenny. Misalnya opor, soto, rawon, dan semur. Rempah ini juga “wajib hadir” dalam berbagai jenis bumbu dasar, lho.    

Lain pala, lain juga kemiri. Sebaiknya Kemiri dapat diolah dengan cara disangrai terlebih dahulu agar lebih awet. Sangrai tanpa minyak hingga permukaannya berubah kecoklatan. Setelah melalui proses sangrai, sebaiknya kalian menyimpannya dalam wadah kedap udara agar kemiri awet dalam hitungan bulan. Kegunaan kemiri yang disangrai yakni menghindari kutu bubuk mengikis dan membuat rongga pada kemiri. Pastikan kemirinya dingin ya setelah disangrai sebelum kalian memasukkannya ke dalam wadah. 

Nah, sekarang jangan terbalik lagi ya. Selain kedua rempah ini, masih ada beragam jenis bumbu dapur yang memiliki kemiripan dan para konsumen sering salah mengira sehingga sering tertukar. Harus pahami dan jangan sampai tertukar ya!

Kamus Baking Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *